ROHIL – Seorang siswa kelas V-A SD Negeri 004 Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, berinisial PR, mengaku mengalami tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh kepala sekolahnya.
Kepada wartawan di kediamannya, Senin (12/10/2026), PR mengaku ditampar, dijambak, dan didorong hingga terjatuh ke lantai di lingkungan sekolah.
“Aku ditampar pipi kanan, pipi kiri, terus dijambak dan didorong ke lantai,” ujar PR.
Menurut pengakuan PR, dirinya bersama lima orang temannya mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan setelah dituduh merusak globe atau bola dunia yang berada di sekitar lokasi revitalisasi pembangunan tiga ruang kelas di SDN 004 Teluk Nilap.
PR mengatakan tuduhan tersebut menjadi awal terjadinya insiden yang melibatkan dirinya dan beberapa teman sekolahnya.
Sementara itu, Kepala SDN 004 Teluk Nilap, Baharuddin, saat dikonfirmasi membantah telah melakukan tindakan kekerasan sebagaimana yang dituduhkan.
Baharuddin menyatakan dirinya baru akan memberikan penjelasan lebih lanjut apabila orang tua siswa yang bersangkutan hadir langsung ke sekolah.
“Panggil orang tuanya,” ujar Baharuddin saat dikonfirmasi.
Ia juga menegaskan tidak ingin menanggapi lebih jauh tanpa kehadiran orang tua siswa.
“Kalau orang tuanya datang ke sini, saya tanggapi. Tapi kalau orang tuanya tidak datang, saya sudah muak cerita seperti itu,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir terkait dugaan kekerasan tersebut. Kasus ini masih menunggu klarifikasi lanjutan dari pihak sekolah maupun orang tua siswa guna memastikan kronologi yang sebenarnya.
(Ulil Amri)
Catatan Redaksi: Berita ini memuat pengakuan siswa dan bantahan kepala sekolah. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi dari seluruh pihak terkait untuk menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan.
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










