Musrenbangdes Bojong Tetapkan Prioritas Pembangunan 2027, Penyelesaian Jogging Track Jadi Fokus

SUKABUMI – Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, terus mendorong pembangunan infrastruktur guna menunjang kebutuhan masyarakat. Sejumlah proyek jalan desa dan irigasi telah terealisasi pada tahun 2026, sementara berbagai usulan pembangunan untuk periode berikutnya mulai disusun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Musrenbangdes yang digelar di Aula Desa Bojong pada Kamis (22/10/2026) menjadi forum untuk menyepakati program pembangunan yang akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 sekaligus menyusun Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun 2028.

Kepala Desa Bojong, Lahudin, mengatakan seluruh usulan pembangunan dibahas dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah, kemampuan anggaran, dan skala prioritas agar program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Alhamdulillah, untuk program RKP Desa 2027 dan daftar usulan RKP 2028 sudah ada kesepakatan dan kesepahaman. Selanjutnya, kami menyiapkan tahapan penyusunan APBDes 2027,” ujar Lahudin.

Menurutnya, pada tahun 2026 pemerintah desa telah merealisasikan beberapa pekerjaan infrastruktur yang didukung melalui anggaran sektoral. Di antaranya peningkatan jalan desa pada ruas Lemur Tengah-Cibule sepanjang 470 meter serta ruas Tenjolaut-Batu Nunggul sepanjang 600 meter.

Selain pembangunan jalan, pemerintah desa juga melaksanakan pembangunan sayap irigasi di kawasan Sungapan Bendungan Babadak. Infrastruktur tersebut memiliki panjang sekitar 17 meter dengan tinggi enam meter dan lebar sekitar 0,60 meter.

“Untuk tahun 2026, ada beberapa pekerjaan yang sudah terealisasi, di antaranya peningkatan jalan desa dan pembangunan sayap irigasi di Bendungan Babadak,” katanya.

Realisasi sejumlah pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas warga serta memperkuat sistem pengairan yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya sektor pertanian.

Penyelesaian Jogging Track Jadi Prioritas

Di tengah upaya melanjutkan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Bojong menetapkan penyelesaian jogging track di Lapang Bojong sebagai salah satu prioritas pembangunan tahun 2027.

Lahudin menjelaskan, pembangunan fasilitas olahraga tersebut masih menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan. Karena itu, pemerintah desa berencana mengalokasikan Dana Desa untuk melanjutkan proses pembangunannya sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

Keberadaan jogging track dinilai penting untuk mendukung aktivitas olahraga masyarakat serta mengoptimalkan fungsi Lapang Bojong sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga.

“Untuk prioritas 2027, kami masih punya pekerjaan rumah, yaitu penyelesaian jogging track Lapang Bojong. Mudah-mudahan bisa dituntaskan sesuai kemampuan anggaran desa,” ungkapnya.

Usulan Pembangunan 2028 Akan Diinput ke SIPD

Selain membahas program prioritas tahun 2027, Musrenbangdes juga menjadi wadah untuk menjaring usulan pembangunan yang akan diajukan pada tahun 2028. Seluruh usulan tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kabupaten Sukabumi melalui operator desa.

Lahudin berharap berbagai program yang telah disepakati bersama dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

Musrenbangdes Desa Bojong dihadiri sekitar 50 peserta dari total 80 undangan yang terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para ketua lembaga desa.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting untuk memastikan program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap program yang sudah direncanakan untuk 2027 dan usulan pembangunan 2028 bisa terealisasi semaksimal mungkin berdasarkan skala prioritas,” pungkasnya.

Melalui perencanaan yang matang dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa Bojong optimistis pembangunan infrastruktur maupun fasilitas publik dapat terus berlanjut guna meningkatkan kenyamanan, mobilitas, dan kualitas hidup warga desa.

Reporter: Ade Saepul


Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Recent Comments