Rohil – Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKEP) di salah satu kepenghuluan yang ada di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, terancam kehilangan aset penting berupa belasan ekor lembu. Hewan ternak yang dibeli melalui Dana Desa (DD) pusat dengan nilai ratusan juta rupiah itu kini hampir raib, diduga kuat digelapkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Seorang aktivis sekaligus tokoh masyarakat setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengaku heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, lembu yang seharusnya berkembang biak dari tahun ke tahun justru semakin berkurang jumlahnya.
“Seharusnya tahun demi tahun lembu itu bertambah, ini kok malah berkurang,” ujarnya kepada wartawan baru-baru ini.
Aset BUMKEP berupa ternak lembu memang diharapkan menjadi salah satu sumber ekonomi produktif bagi kepenghuluan. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kejanggalan yang menimbulkan keresahan masyarakat.
Dalam waktu dekat, awak media berencana menelusuri kepenghuluan yang dimaksud untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti, kasus ini akan dilaporkan ke aparat penegak hukum, baik ke kejaksaan (Pidsus) maupun kepolisian (Tipikor), guna menelusuri lebih lanjut keberadaan aset negara yang diduga digelapkan.
(Ulil Amri)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















