Sukabumi – Desa Wisata Cisande atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Raden, terletak di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, kini semakin menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk perguruan tinggi ternama yang mulai melirik kawasan tersebut sebagai lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kampung Raden Cisande menawarkan konsep wisata terpadu yang memadukan pelestarian alam, edukasi, rekreasi, serta penguatan ekonomi kreatif masyarakat desa. Beragam pilihan wisata tersedia, mulai dari wisata edukasi, wisata alam, wisata rekreasi, hingga wisata kuliner berbasis tradisi lokal.
Salah satu ciri khas Desa Wisata Cisande yang unik dan jarang ditemui adalah keberadaan marching band Oma Opa, yang seluruh anggotanya merupakan para lansia aktif. Kelompok ini menjadi simbol semangat produktivitas dan kebersamaan warga desa lintas usia.
Pada sektor edukasi, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran langsung di alam terbuka, seperti belajar bercocok tanam padi dan tanaman lainnya, mengenal proses pembuatan cincau dari daun hingga siap konsumsi, menghias layang-layang dan caping, hingga belajar olahraga memanah. Selain itu, tersedia pula edukasi peternakan melalui budidaya ikan lele dan ikan hias.
Untuk wisata rekreasi, Kampung Raden Cisande menyediakan wahana flying fox, river tubing, area camping, serta jalur jungle tracking yang menyuguhkan keindahan alam pedesaan. Desa ini juga dilengkapi taman kuliner yang menyajikan aneka makanan tradisional khas daerah, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti musala, toilet umum, spot foto, dan area bersantai.
Prestasi Desa Wisata Cisande juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada tahun 2022, desa ini berhasil masuk dalam 18 besar nominasi Dewi Jawara Award kategori Ekonomi Kreatif Desa Wisata, sebuah pencapaian yang menunjukkan keseriusan pengelolaan wisata berbasis masyarakat.
Dengan konsep wisata yang ramah di kantong namun tetap berkualitas, Kampung Raden Cisande menjadi pilihan favorit bagi keluarga, serta para guru tingkat PAUD dan Sekolah Dasar untuk mengenalkan alam dan kearifan lokal kepada peserta didik.
Tak hanya itu, sejumlah universitas dan kampus ternama kini mulai melirik Kampung Raden Cisande sebagai lokasi pelaksanaan KKN, melihat potensi besar desa ini sebagai laboratorium sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
(Nurlaela)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














