Palapatvnews | Pekan Baru, Seiring dengan kembali maraknya penyebaran virus Covid-19 di beberapa kota di Indonesia, Ketua Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia (GNTI) wilayah Provinsi Riau, Hj Dewi Juliani SH, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk kembali menggunakan masker. Dewi Juliani, yang juga merupakan Caleg DPR RI dari Partai PDI Perjuangan, menilai bahwa penggunaan masker tersebut akan kembali membuat masyarakat jengah, karena sudah beberapa bulan terakhir terbebas dari pandemi.
Dalam himbauannya, Dewi Juliani juga menekankan pentingnya masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta berusaha menghindari berkumpul, terutama mengingat angka kasus Covid-19 meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Ketika ditanya mengenai aman atau tidaknya masyarakat melakukan mobilitas saat ini, Dewi Juliani berpendapat bahwa kondisi saat ini berbeda dengan masa pandemi Covid-19 yang sebelumnya. Dia mengatakan bahwa angka kesakitan apabila terkena penyakit ini diharapkan tidak seberat sebelumnya.
“Saat ini, jika kita melihat data, minimal vaksin satu dan dua sudah diberikan kepada lebih dari 50 persen populasi. Meskipun angka kasus akan terus naik, namun, beratnya penyakit Insya Allah tidak seperti sebelumnya,” ujar Dewi Juliani.
Selain Covid-19, Dewi Juliani juga mencatat adanya penyakit-penyakit lain yang banyak ditemui, terutama saat memasuki musim hujan seperti influenza, pneumonia, dan demam berdarah. Untuk itu, dia mengingatkan pentingnya vaksinasi sebagai upaya memberikan proteksi terhadap ketiga penyakit tersebut.
Vaksinasi disarankan terutama bagi mereka yang akan bepergian setidaknya dua pekan sebelum keberangkatan. Imunisasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat mengurangi angka kesakitan, beratnya penyakit, perawatan di rumah sakit, komplikasi akibat penyakit, dan menurunkan angka kematian.
“Vaksinasi paling baik dilakukan dua minggu sebelum hari H, misalnya sebelum berangkat. Jarak antara vaksinasi dan kekebalan tubuh adalah dua minggu. Jadi, jika ingin melakukan umroh atau haji, tidak bisa vaksin hari ini dan berangkat besok, karena proteksinya tidak optimal,” jelas Dewi Juliani.
Meskipun begitu, Dewi Juliani menegaskan bahwa tidak ada kata terlambat bagi orang-orang untuk divaksin, terutama bagi kelompok tertentu. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menghindari kerumunan dan menggunakan masker dengan disiplin.
“Orang-orang yang sudah mengatur liburan dan sebagainya, silakan melanjutkan rencana tersebut. Namun, tetap hindari kerumunan, karena penggunaan masker sangat penting. Sementara untuk kelompok yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), jika belum divaksinasi, sebaiknya segera melakukannya,” pesan Dewi Juliani.
Dengan himbauan ini, diharapkan masyarakat dapat kembali meningkatkan kesadaran dalam melindungi diri dan orang lain dari penyebaran Covid-19 dengan menggunakan masker, menjaga kebersihan, dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
Reporter: Sujiono
Editor: Nuy
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















