Kolaka Utara | Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Kolaka Utara resmi digelar di Hotel Berlian, Desa Tojabi, Kecamatan Lasusua. Agenda penting ini menjadi momentum konsolidasi partai sekaligus penetapan arah politik Golkar di Kolaka Utara untuk lima tahun ke depan.
Ketidakhadiran Ketua DPD Provinsi
Seharusnya kegiatan dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara, Nurdin Darwin. Namun, beliau berhalangan hadir karena harus mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta bersama jajaran Golkar se-Indonesia. Permohonan maaf disampaikan melalui Ketua DPD Golkar Kolaka Utara kepada seluruh masyarakat.
Ketua Harian DPD Golkar Sultra, H. Uking Djasa, menjelaskan bahwa Musda kali ini memiliki tiga agenda utama:
- Laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2019–2025.
- Penyusunan dan penetapan program kerja ke depan.
- Pemilihan Ketua DPD Golkar Kolaka Utara periode 2026–2031.
Meski sempat beredar kabar ada sembilan nama calon ketua, Steering Committee menegaskan hanya Abu Muslim, SH., yang resmi mendaftar. Dengan demikian, ia kembali terpilih memimpin Golkar Kolaka Utara.
Dalam sambutannya, Uking Djasa menegaskan bahwa Golkar Kolaka Utara pernah berjaya dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD, bahkan menduduki posisi Ketua dan Wakil Ketua DPRD. Target ke depan adalah minimal tiga kursi DPRD, dengan harapan setiap daerah pemilihan terisi.
Ia menambahkan, pertarungan politik sesungguhnya adalah Pemilihan Legislatif (Pileg). Jika Golkar meraih kursi terbanyak, peluang mengusung calon kepala daerah akan terbuka lebar. Namun jika tidak, Golkar siap membangun koalisi. Strategi yang ditempuh mencakup pendekatan masyarakat untuk memperkuat basis dukungan serta pendekatan finansial guna memastikan kesiapan logistik politik.
Ketua DPD Golkar Kolaka Utara, Abu Muslim, menegaskan komitmen untuk memperkuat konsolidasi partai. Ia menyampaikan bahwa DPD Provinsi akan rutin turun ke daerah setiap dua hingga tiga bulan melalui koordinator wilayah, dengan kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, seperti bantuan sembako dan program sosial.
“Hal ini sangat membantu kami di kabupaten. Kehadiran Golkar benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Abu Muslim.
Abu Muslim menegaskan bahwa Golkar Kolaka Utara optimistis menghadapi pertarungan politik hingga 2029. Dengan kerja terstruktur, konsolidasi rutin, serta program yang menyentuh masyarakat, Golkar diyakini akan semakin kuat dan mampu bersaing secara mandiri.
“Komitmen bersama antara DPD Provinsi dan kabupaten sudah terbentuk sejak awal. Dengan kerja keras, kami yakin Golkar akan kembali berjaya di Kolaka Utara,” tegasnya.
(Musriadi)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















