Ciampea – Upaya peningkatan infrastruktur jalan kabupaten/kota terus menjadi fokus pemerintah, salah satunya melalui proyek rekonstruksi Jalan Cinangneng–Tenjolaya, Kecamatan Ciampea. Jalan sepanjang 959 meter ini kini tengah dalam proses pengerjaan dan diproyeksikan mampu memberikan akses transportasi lebih lancar, mempercepat pergerakan masyarakat, serta mendukung layanan jasa di wilayah tersebut.
Iqbal, pelaksana proyek, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini dijadwalkan berlangsung selama 90 hari kalender dengan nilai anggaran mencapai Rp3,38 miliar. “Pengerjaan sudah berjalan sesuai jadwal, dan harapannya proyek ini selesai tepat waktu. Kami ingin hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal mobilitas dan akses ekonomi,” ujarnya.
Meski beberapa warga terdampak selama proses pengerjaan, koordinasi yang baik dengan pemerintah desa dan pihak kabupaten memastikan minimnya hambatan. “Simulasi lalu lintas sudah kami lakukan sejak awal, sehingga kegiatan warga tetap berjalan lancar meski ada pembangunan di jalan utama,” tambah Iqbal.
Anang, konsultan dari PT Secon Dwitunggal Putra, menegaskan bahwa pengawasan proyek dilakukan secara menyeluruh. “Selain memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar, kami juga memantau pengaturan lalu lintas dan keselamatan warga. Koordinasi dengan desa serta pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan proses berjalan lancar,” jelasnya.
Pekerjaan ini dilakukan oleh PT Kreasindo Fillar Mulya sebagai penyedia jasa, dengan pengawasan teknis dari PT Secon Dwitunggal Putra. Para pelaksana berharap rekonstruksi jalan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan jasa, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Warga setempat menyambut baik proyek ini dan optimistis jalan baru akan meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Dengan adanya jalan ini, perjalanan sehari-hari menjadi lebih cepat dan aman. Ini jelas membantu kami dalam aktivitas ekonomi maupun sosial,” ujar salah satu warga Cinangneng.
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa proyek rekonstruksi jalan merupakan bagian dari program strategis peningkatan infrastruktur yang menitikberatkan pada manfaat langsung bagi masyarakat. Proyek semacam ini diharapkan menjadi model keberhasilan sinergi antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas.
Reporter: Jemi Kurniawan
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















