Bogor — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si, melaksanakan kegiatan reses masa sidang tahun 2025 di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjalin silaturahmi dan kepedulian sosial melalui santunan bagi 40 anak yatim.
Acara reses tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Petir Sukardi, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Ruhiyat Sujana (Fraksi Partai Demokrat), Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, BPD, ketua RT/RW, kader PKK, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan tersebut, H. Anton Sukartono Suratto menjelaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, aspirasi masyarakat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan nasional, khususnya yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
“Reses ini adalah sarana kami untuk turun langsung, mendengar dan menyerap aspirasi rakyat. Kami membuka kantor setiap hari kerja, Senin sampai Jumat pukul 08.00–16.00. Silakan masyarakat datang menyampaikan aspirasinya. Ini tugas kami sebagai wakil rakyat,” ujar Anton.
Anton yang saat ini bertugas di Komisi I DPR RI — membidangi pertahanan, komunikasi dan informatika, serta hubungan luar negeri — menegaskan komitmennya untuk mendorong digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
“Sekarang saya di Komisi I, jadi banyak program yang berkaitan dengan digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat secara online. Insya Allah ini bisa memperkuat kapasitas masyarakat di era teknologi,” tambahnya.
Menanggapi situasi ekonomi nasional, Anton menilai masyarakat masih menghadapi tantangan berat pasca-pandemi. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan ekonomi.
“Kita harus realistis, kondisi ekonomi masih berat. Tapi kita berharap dengan kebijakan pemerintah dan partisipasi semua pihak, pertumbuhan ekonomi bisa meningkat 6–8 persen,” ungkapnya.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada 40 anak yatim, sebagai wujud kepedulian sosial Partai Demokrat terhadap masyarakat di tingkat desa.
Kepala Desa Petir, Sukardi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran H. Anton dan anggota DPRD Kabupaten Bogor di wilayahnya. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan pembangunan di desa.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersyukur atas kedatangan wakil rakyat dari DPR RI dan DPRD Kabupaten Bogor. Harapan kami, aspirasi warga bisa tersampaikan, seperti perbaikan irigasi, penerangan jalan umum, serta pembangunan infrastruktur desa,” tutur Sukardi.
Ia juga menambahkan, kegiatan santunan anak yatim ini menjadi simbol kepedulian dan solidaritas sosial antarwarga.
“Ada sekitar 40 anak yatim yang disantuni. Ini bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat kami. Ke depan, kami akan terus berkoordinasi agar kebutuhan desa seperti PJU dan infrastruktur lain dapat terealisasi tahun depan,” imbuhnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Ruhiyat Sujana menegaskan bahwa Partai Demokrat akan terus hadir memperjuangkan kepentingan masyarakat dari berbagai lapisan.
“Alhamdulillah, sejak 2019 hingga sekarang, perkembangan Desa Petir semakin baik. Kami di DPRD akan terus mendorong percepatan pembangunan, termasuk wacana pemekaran desa agar pelayanan publik lebih optimal,” ujar Ruhiyat.
Kegiatan reses yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat desa, khususnya dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bogor.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan setiap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung, serta menjadi dasar bagi para wakil rakyat dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Reporter: Jemi Kurniawan
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















