Palapatvnews | Rokan Hilir, Akibat tumpahan tanah dari PT PHR, masyarakat di Rohil mengalami kerugian dan meminta tindakan dari pemerintah setempat. Tumpahan tanah ini terjadi akibat kegiatan pengeboran minyak dan gas di Blok Rokan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Kabupaten Rokan Hilir.
Tumpahan tanah ini sangat berbahaya bagi masyarakat setempat, terutama bagi pengendara sepeda motor. Di musim penghujan, jalan menjadi licin akibat tumpahan tanah ini, sementara di musim kemarau, jalan ini menjadi sumber debu yang mengganggu kenyamanan pengendara. Kejadian ini menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat.

Keadaan jalan semakin parah karena adanya penyiraman tanah oleh pihak perusahaan kontraktor. Hal ini membuat jalan aspal menjadi licin dan menyebabkan banyak korban luka. Masyarakat mengeluhkan bahwa ini bukanlah kejadian baru, biasanya jalan menjadi licin saat hujan, namun kali ini jalan disiram, yang menyebabkan kecelakaan. M. Ritonga, seorang anggota kontrol sosial dan solidaritas pers Indonesia di Kabupaten Rokan Hilir, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kejadian ini dan meminta pemerintah setempat untuk menindaklanjuti masalah ini di jalan lintas Sumatra.

Puluhan warga juga menunggu perwakilan dari PT PHR di lokasi pengeboran minyak dan gas yang dikerjakan oleh subkontraktor PT Asrindo Citrasni Satria. Beberapa anggota kepolisian dan militer juga berjaga-jaga di lokasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini di tayangkan, belum ada konfirmasi dari PT PHR terkait kejadian ini. Kejadian ini tetap menjadi perhatian media dan masyarakat.
Reporter: Sujiono
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















