Rohil — Warga Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir yang dipimpin Bupati Afrizal Sintong (Bistamam) serta pemerintah pusat untuk membangun jalan lintas utama di wilayah mereka.
Permintaan ini muncul karena hingga kini, jalan lintas utama yang menghubungkan Kepenghuluan Sungai Daun hingga Kepenghuluan Panipahan Kota belum dapat dilalui kendaraan roda empat. Kondisi ini menyebabkan warga kesulitan mengangkut hasil bumi dan memperoleh bahan kebutuhan pokok sehari-hari.
Seorang penghulu yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Kecamatan Pasir Limau Kapas seharusnya sudah memiliki jalan utama yang layak digunakan.



“Seharusnya kecamatan kami sudah punya jalan utama, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya pada September 2025 lalu.
Ia menambahkan, selain belum ada jalan utama yang bisa dilalui mobil, kondisi jalan yang ada saat ini juga sangat memprihatinkan.
“Batu cornya sudah banyak pecah, jalannya rusak parah, jadi susah dilewati,” ungkapnya.
Pihak kepenghuluan, kata dia, sebenarnya sudah berupaya melakukan perbaikan menggunakan dana desa, namun anggarannya sangat terbatas.
“Dana desa kami kecil, tidak mungkin sanggup bangun jalan besar,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Abdul Rahman, warga setempat. Ia menggambarkan kondisi jalan di wilayahnya sangat buruk, terutama saat musim hujan.
“Kalau musim kering masih bisa lewat, tapi kalau hujan, macam kera lah awak lewat sini, jorok semua badan,” keluhnya.
Rahman berharap Pemkab Rokan Hilir bersama pemerintah pusat dapat segera memperhatikan dan memperbaiki jalan lintas utama tersebut.
“Semoga pemerintah mau memperbaiki jalan kami ini,” harapnya.
Saat tim media mencoba melintasi jalur tersebut, kondisi di lapangan memang sesuai dengan keluhan warga. Jalan lintas utama Kecamatan Pasir Limau Kapas dari Sungai Daun hingga Panipahan Kota tampak hancur total.
Mulai dari jalan tanah hingga sisa bangunan jalan beton yang sudah retak, pecah, dan berlubang dalam. Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa kualitas pembangunan sebelumnya kurang baik dan perlu evaluasi menyeluruh.
Jika musim hujan tiba, sebagian besar ruas jalan yang masih berupa tanah bahkan tidak dapat dilalui sama sekali. Karena itu, warga menilai sudah sepantasnya Pemkab Rokan Hilir dan Pemerintah Pusat menyalurkan dana pembangunan untuk memperbaiki jalan lintas utama Kecamatan Pasir Limau Kapas yang menjadi urat nadi transportasi di wilayah tersebut.
Reporter: Ulil Amri
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















