Megamendung – Ketua Umum Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS), Muhsin, menyampaikan rasa syukur atas hasil pertemuan antara para pelaku usaha kawasan Puncak dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), yang difasilitasi oleh Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi Gerindra, Dr. H. Mulyadi, MMA. Pertemuan tersebut menghasilkan solusi konkret terkait penyegelan sejumlah usaha di kawasan Puncak yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir.
“Alhamdulillah, berkat pertemuan kemarin, lima bulan sudah kita mengawal persoalan penyegelan di kawasan Puncak. Kini ada titik temu dan solusi dari hasil dialog yang difasilitasi oleh Pak Mulyadi bersama Menteri KLH,” ujar Muhsin, saat di wawancarai sejumlah media di sekretariat AMBS, Senin, (20/10).

Menurutnya, hasil dari pertemuan itu membawa kabar baik bagi para pekerja yang sebelumnya dirumahkan. “Alhamdulillah, para pekerja kini sudah bisa bekerja kembali di tempat usahanya masing-masing. Tidak ada lagi kekhawatiran tentang kebutuhan hidup, biaya makan, maupun pendidikan anak-anak mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak KLH saat ini masih melakukan tahap pembinaan terhadap para pelaku usaha, belum resmi tertulis pencabutan izin sepenuhnya. “Pencabutan belum dilakukan, namun saat ini dilakukan upaya pembinaan. KLH berkomitmen agar para pelaku usaha ke depan dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ketua Umum AMBS menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kawasan Puncak agar tetap menjadi daerah resapan air dan lingkungan hijau yang bersih. “Kami akan terus mengawasi PTPN I Regional 2 dan pelaku usaha lainnya. Puncak harus tetap hijau, bebas sampah, dan tidak ada limbah yang mencemari aliran air,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat kepada pihak PTPN untuk melakukan dialog lanjutan. “Kami tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara kelestarian alam dan keberlangsungan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai penutup, Ketua AMBS mengucapkan terima kasih kepada Mulyadi yang telah menjadi penengah antara pemerintah dan para pelaku usaha. “Terima kasih kepada Pak Mulyadi yang telah menampung aspirasi masyarakat Bogor Selatan dan membantu menemukan solusi terbaik antara pengusaha dan pihak KLH,” pungkasnya.
Reporter: Kang Nuy
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















