Tugu Selatan, Cisarua | Nama Lana dan Lani, dua pemuda kembar asal Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belakangan ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Dikenal sebagai sosok yang ramah dan memiliki latar belakang profesional di industri perhotelan, keduanya mulai disebut-sebut sebagai calon potensial yang diharapkan bersedia maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar tahun depan.
Harapan agar Lana dan Lani terjun ke dunia politik desa datang dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari generasi muda, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Munculnya nama mereka dianggap sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap kapasitas, integritas, serta visi yang dimiliki untuk membawa Desa Tugu Selatan ke arah yang lebih maju dan sejahtera.
Dalam wawancara di tempat kerjanya—salah satu hotel ternama di kawasan Puncak—Lana dan Lani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta kepercayaan yang diberikan warga.

“Saya menyadari saat ini banyak warga, mulai dari teman-teman generasi Z, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama, yang membicarakan nama kami dan berharap kami maju dalam Pilkades tahun depan. Kami sangat menghargai kepercayaan ini, karena ini merupakan amanah yang tidak ringan,” ujarnya dengan nada tenang dan rendah hati.
Meski begitu, keduanya menegaskan saat ini masih fokus menjalankan tanggung jawab pekerjaan di dunia perhotelan. Namun, aspirasi masyarakat tidak diabaikan begitu saja.
“Jika nanti kami harus mengambil keputusan, hal itu harus didasari oleh niat tulus untuk mengabdi, serta mendapat dukungan penuh dari keluarga dan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Di mata warga, pengalaman profesional yang dimiliki Lana dan Lani dinilai menjadi bekal berharga untuk memimpin desa. Mereka dikenal tidak melupakan asal-usul dan kerap aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan di lingkungan tempat tinggalnya.
Seorang tokoh agama menilai kehadiran pemimpin muda yang memiliki wawasan luas sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman. “Kami butuh pemimpin yang tidak hanya memahami nilai-nilai tradisi, tetapi juga mengerti perkembangan dunia. Lana dan Lani telah terbiasa bekerja di lingkungan profesional, dan kami yakin pola pikir mereka dapat membantu membuka peluang kemajuan, terutama di bidang ekonomi dan pariwisata desa,” ungkapnya.
Sementara itu, seorang tokoh masyarakat lainnya menekankan pentingnya keseimbangan antara pengetahuan, akhlak, dan sikap pengabdian. “Yang kami harapkan adalah pemimpin yang adil, amanah, dan mau mendengarkan aspirasi semua pihak. Jika Lana dan Lani bersedia maju, kami siap mendukung selama mereka berkomitmen memajukan desa tanpa membedakan golongan,” katanya.
Hingga saat ini, Lana dan Lani belum mengumumkan keputusan akhir terkait pencalonan. Mereka menyatakan akan berdiskusi lebih lanjut dengan keluarga dan tokoh masyarakat sebelum menyampaikan sikap secara resmi. Pilkades Desa Tugu Selatan yang dijadwalkan berlangsung tahun depan diprediksi akan berjalan dinamis. Kehadiran figur muda yang berkualitas diharapkan dapat melanjutkan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan bersama bagi seluruh warga.
(Kang Nuy)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
