Biaya Seragam SMP Negeri 2 Caringin Menjadi Perhatian Orang Tua, Dialog Diharapkan

Caringin, Bogor — Sejumlah orang tua murid di SMP Negeri 2 Caringin, Kabupaten Bogor, menyampaikan kekhawatiran terkait besaran biaya pengadaan seragam sekolah yang diberitahukan kepada mereka. Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan menantang oleh sebagian masyarakat, biaya yang diminta dinilai memberatkan sejumlah keluarga.

Deni Suhendar, salah satu perwakilan orang tua wali murid, menyampaikan bahwa para orang tua memahami pentingnya kelengkapan seragam bagi kedisiplinan dan identitas sekolah. Namun, besaran biaya yang ditetapkan dirasa belum sebanding dengan kemampuan ekonomi warga saat ini, di mana harga kebutuhan pokok terus naik sementara pendapatan belum meningkat secara seimbang.

“Kami tidak ingin anak-anak kami terganggu atau merasa malu karena tidak memiliki seragam lengkap. Namun kami juga harus bijak membagi keuangan untuk kebutuhan sehari-hari. Ini menjadi hal yang sulit bagi kami,” ujar Deni.

Para orang tua berharap pihak sekolah dapat meninjau kembali kebijakan tersebut. Usulan yang disampaikan antara lain penyesuaian harga yang lebih terjangkau, opsi pembayaran bertahap, serta izin bagi orang tua untuk membeli seragam secara mandiri di tempat lain, asalkan model, warna, dan kualitas sesuai dengan ketentuan sekolah.

“Kami memohon kebijaksanaan pihak sekolah. Bolehkah kami menyediakan sendiri seragamnya sesuai kemampuan kami, asalkan tetap sesuai aturan? Kami ingin bekerja sama dengan sekolah, bukan merasa terbebani,” tambahnya.

Sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, pengadaan seragam sekolah merupakan tanggung jawab orang tua atau wali murid. Sekolah negeri dilarang mewajibkan pembelian seragam melalui sekolah, koperasi, atau rekening tertentu, serta tidak boleh menetapkan harga secara sepihak. Orang tua berhak membeli seragam di mana saja selama memenuhi standar model dan warna yang ditetapkan sekolah.

Hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepala sekolah SMP Negeri 2 Caringin terkait masukan yang disampaikan para orang tua. Para wali murid berharap pihak sekolah segera merespons dan membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang saling menguntungkan, demi kenyamanan dan ketenangan belajar para siswa.

(Awaludin)


Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

REKOMENDASI