Beranda blog Halaman 13

Kolaka Utara Mantapkan Arah Pembangunan 2027 Lewat Forum OPD

0

Kolaka Utara, Sultra – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, semakin memantapkan arah pembangunan menuju Tahun Anggaran 2027 melalui Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar di Kantor Bappeda Kolaka Utara, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, serta Camat se-Kabupaten Kolaka Utara. Forum OPD menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program lintas sektor sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyiapkan pembangunan daerah yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Forum dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara, Muhammad Idrus. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak boleh lagi sekadar menjadi formalitas tahunan.

“Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan. Program yang disusun harus berbasis data akurat, selaras dengan hasil Musrenbang Kecamatan, realistis sesuai kemampuan anggaran, serta memiliki indikator yang jelas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Idrus juga mengingatkan pentingnya menghilangkan ego sektoral dan memperkuat koordinasi lintas OPD agar pembangunan berjalan harmonis dan tidak tumpang tindih.

Dalam forum tersebut, peserta membahas penyempurnaan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027. Seluruh usulan kegiatan dikaji ulang agar sejalan dengan prioritas daerah dan arah kebijakan dalam dokumen perencanaan jangka menengah.

Kepala Bappeda Kolaka Utara, Ismail Mustafa, menegaskan bahwa forum OPD menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program antarperangkat daerah. “Penajaman indikator kinerja menjadi perhatian utama agar target yang ditetapkan lebih terukur dan realistis,” jelasnya.

Ia menambahkan, efisiensi belanja daerah juga menjadi fokus. Program yang bersifat rutinitas tanpa hasil nyata diharapkan diminimalkan, sementara kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat akan diprioritaskan.

Beberapa isu strategis yang menjadi fokus dalam penyusunan RKPD 2027 antara lain:

  • Percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting
  • Penguatan kemandirian fiskal daerah
  • Optimalisasi sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM
  • Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
  • Pengembangan konektivitas infrastruktur wilayah untuk mendukung pemerataan pembangunan

Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi oleh Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar. Acara penutupan sekaligus dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perencanaan yang baik harus dibarengi dengan komitmen kuat dalam pelaksanaan. “Kita harus bekerja secara kolaboratif. Perencanaan tanpa pelaksanaan yang konsisten tidak akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Forum OPD Kolaka Utara 2026 menjadi tonggak penting dalam menyiapkan arah pembangunan tahun 2027. Dengan penekanan pada data akurat, indikator terukur, serta efisiensi belanja daerah, pemerintah daerah berharap seluruh program yang dirumuskan benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat.

Momentum ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan Kolaka Utara yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

(Musriadi)

Raihan Darma Putra Pimpin Hmi Cabang Pekanbaru, Konsolidasi Aksi dan Akselerasi Pergerakan Jadi Fokus Utama

0

Konferensi Cabang (KONFERCAB) Ke-XXXVII HMI Cabang Pekanbaru

Pekanbaru — Konferensi Cabang (KONFERCAB) Ke-XXXVII Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru secara resmi menetapkan formature terpilih periode 2026–2027 setelah melalui proses forum yang panjang dan penuh dinamika. Forum KONFERCAB digelar mulai Senin, 16 Februari 2026, bertempat di Pusgit (Pusat Kegiatan HMI Cabang Pekanbaru), Jl. Melayu, dan berakhir pada sesi malam ke-12 Senin, 2 Maret 2026 di Rumah Kebangsaan Cipayung Plus.

Agenda utama forum malam tersebut adalah pembacaan dan penetapan formature hasil musyawarah bersama setelah melewati tahapan debat program, penajaman visi, serta penjaringan aspirasi kader HMI dari berbagai komisariat.

Dari hasil forum pleno tersebut, maka diputuskan dengan suara mufakat formature terpilih sebagai berikut:

🏆 Formature HMI Cabang Pekanbaru Periode 2026–2027

  1. Raihan Darma Putra — Formature / Ketua Umum Terpilih
  2. Farhan Rizal Akbar — Mide Formature I
  3. Dimas Saputra — Mide Formature II

Dengan terpilihnya Raihan Darma Putra sebagai Formature/Ketua Umum, beserta Farhan Rizal Akbar dan Dimas Saputra sebagai Mide Formature I dan II, para kader menegaskan komitmennya untuk membawa HMI Cabang Pekanbaru ke arah konsolidasi yang lebih kuat, peningkatan kualitas kader, serta sinergi dengan unsur masyarakat dan institusi kampus.

Dalam sambutannya, Ketua Umum terpilih Raihan Darma Putra menyampaikan penghargaannya kepada seluruh peserta forum atas amanah yang telah diberikan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarkader, kerja nyata dalam program strategis organisasi, dan konsistensi gerakan pergerakan organisasi di tengah tantangan kekinian.

Berbagai elemen komisariat memberikan dukungan penuh kepada formatur terpilih dengan harapan kepengurusan yang baru mampu mengakselerasi agenda-agenda pemberdayaan mahasiswa, program dakwah kampus, serta kiprah sosial keumatan.

KONFERCAB Ke-XXXVII ini berlangsung dengan semangat musyawarah, demokratis, dan penuh rasa persaudaraan, mencerminkan nilai-nilai dasar HMI sebagai wadah kaderisasi islam yang berlandaskan keilmuan, ukhuwah, dan pengabdian masyarakat.(Red)

Kades Tugu Selatan Konsisten Tarawih Keliling, Warga RT 01 RW 07 Sambut Antusias

0

Tugu Selatan, Cisarua – Sejak awal memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, konsisten melaksanakan shalat tarawih keliling (Tarling) ke mushola dan masjid di wilayah desa. Tradisi ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Pada Rabu malam, bertepatan dengan malam ke-15 Ramadhan, Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, berkesempatan melaksanakan Tarling di lingkungan RT 01 RW 07 Kampung BPMD. Kehadiran orang nomor satu di desa ini disambut hangat oleh warga, terutama anak-anak, yang antusias mengikuti shalat tarawih berjamaah di Mushola Al-Ikhlas.

Suasana tarling berlangsung khidmat. Jamaah memenuhi mushola, sementara anak-anak tampak bersemangat menyambut kedatangan kepala desa. Selain beribadah bersama, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat setempat.

“Tarawih keliling ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kedekatan kami dengan warga. Ramadhan adalah bulan penuh berkah, dan melalui kegiatan ini saya berharap kebersamaan, kekhusyukan, serta semangat gotong royong di Desa Tugu Selatan semakin kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 07, Rizky Darmansyah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran kepala desa di wilayahnya.

“Kami merasa bangga dan senang karena Pak Kades hadir langsung di Mushola Al-Ikhlas. Kehadiran beliau memberi semangat bagi warga untuk lebih giat beribadah. Anak-anak juga sangat antusias, ini menjadi motivasi positif bagi generasi muda,” ungkap Rizky.

Kegiatan tarling yang rutin dilakukan setiap Ramadhan ini diharapkan dapat terus berlanjut, sehingga hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat semakin harmonis. Selain itu, tarling juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Desa Tugu Selatan.

(Kang Nuy)

Kapus Ns. Juli Herawati, S.Kep. M.M, Bawa Perubahan Positif di Puskesmas Rantau Panjang Kiri

0

Rokan Hilir, Riau – Sejak resmi menjabat sebagai Kepala Puskesmas Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Ns. Juli Herawati, S.Kep. M.M, mulai membawa berbagai perubahan positif di lingkungan pelayanan kesehatan tersebut.

Di bawah kepemimpinannya, Puskesmas Rantau Panjang Kiri menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Disiplin pegawai semakin meningkat, sistem pelayanan kepada pasien lebih tertata, serta kebersihan dan kerapian lingkungan puskesmas tampak lebih terjaga.

Selain itu, koordinasi antar tenaga kesehatan juga berjalan lebih baik. Hal ini berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan, yang kini dinilai lebih cepat, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Beberapa warga mengaku merasakan perubahan dalam pelayanan, baik dari sisi administrasi maupun penanganan medis. Kehadiran kepemimpinan baru ini diharapkan mampu terus meningkatkan mutu layanan kesehatan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di wilayah Kecamatan Kubu Babussalam.

Dengan komitmen pembenahan yang berkelanjutan, Puskesmas Rantau Panjang Kiri optimistis dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat luas.

(ROZI)

Warga dan Bhabinmas Desa Tugu Selatan Gagalkan Tawuran Remaja

0

Tugu Selatan, Cisarua – Upaya tawuran antar remaja dengan perang sarung berhasil digagalkan oleh Bhabinmas Desa Tugu Selatan bersama warga Kampung BPMD, Senin, (02/03/26) dini hari.

Aksi cepat aparat dan masyarakat ini mencegah terjadinya bentrokan yang berpotensi menimbulkan kerugian dan keresahan warga.


Peristiwa bermula ketika sejumlah remaja terlihat berkumpul dengan membawa sarung yang dililit menyerupai senjata di depan hotel Plataran. Seorang warga kampung BPMD bernama Agis curiga dengan gelagat tersebut. Ia segera melaporkan kepada Ketua RW 07, Usep Ruhiyat, yang kemudian meneruskan informasi kepada Bhabinmas Desa Tugu Selatan, Deden.

Menindaklanjuti laporan itu, bhabinkamtibmas desa Tugu Selatan langsung mendatangi lokasi dan mendapati tiga orang remaja. Satu di antaranya merupakan warga Kampung Teladan Desa Tugu Selatan, sementara dua lainnya berasal dari Kampung Batukasur Desa Batulayang.


Agis, warga yang pertama kali melaporkan, mengatakan dirinya khawatir aksi tersebut akan berujung pada tawuran.


“Saya lihat mereka kumpul sambil bawa sarung yang dililit, seperti mau dipakai buat perang. Karena takut terjadi keributan, saya langsung lapor ke ketua RW,” ujarnya.

Menurut Agis, langkah cepat aparat membuat situasi segera terkendali. “Syukurlah langsung ditindaklanjuti, jadi tidak sempat terjadi tawuran,” tambahnya.


Bhabinmas Desa Tugu Selatan, Deden, langsung menggelandang ketiga remaja tersebut ke Polsek Cisarua untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir aksi tawuran yang meresahkan masyarakat.

“Kami bawa mereka ke Polsek untuk dimintai keterangan dan dilakukan pembinaan. Kami juga mengingatkan orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama di bulan Ramadan, karena tradisi perang sarung seringkali berujung tawuran,” jelas Deden.

Ia menambahkan, patroli malam akan ditingkatkan dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.


Keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pencegahan tawuran ini. Warga Kampung BPMD tidak tinggal diam, melainkan segera bertindak dengan melapor dan ikut membantu aparat dalam menghalau remaja yang hendak tawuran. Sinergi antara polisi dan masyarakat menunjukkan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.


Polisi bersama warga berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah dengan memperkuat komunikasi dan pengawasan lingkungan. Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak tokoh masyarakat dan pemuda untuk mengedukasi remaja agar menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Keberhasilan menggagalkan tawuran ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara aparat dan masyarakat mampu menciptakan rasa aman. Dengan langkah preventif dan kepedulian bersama, Desa Tugu Selatan diharapkan tetap kondusif dan bebas dari aksi tawuran remaja.

(Kang Nuy)

Gangguan Kelistrikan di Bagan Siapi-api, Pasokan Dialihkan ke Bagan Batu

0

Rokan Hilir, Riau – Gangguan kelistrikan dilaporkan terjadi pada pangkalan Gardu Induk (GI) di wilayah Bagan Siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir. Akibat gangguan tersebut, sejumlah wilayah mengalami pemadaman listrik sementara.

Petugas dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN (Persero) Bagan Siapi-api saat ini tengah melakukan penelusuran di lapangan guna mengidentifikasi penyebab gangguan serta melakukan upaya perbaikan secepat mungkin.

Sebagai langkah penanganan sementara, suplai listrik dialihkan ke Gardu Induk Bagan Batu. Namun, pengalihan beban tersebut menyebabkan voltase listrik di beberapa wilayah terpantau menurun.

Pihak terkait menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan ini. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung dan petugas terus berupaya memulihkan sistem agar kembali normal.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dalam penggunaan peralatan elektronik selama terjadi penurunan tegangan listrik serta menunggu informasi resmi selanjutnya dari pihak PLN.

(Rozi)

(GRIB) Jaya DPC Kabupaten Bogor Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan

0

BOGOR – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Bogor Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian ratusan box takjil kepada para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut berlangsung di pertigaan Bambu Kuning, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 1 Maret 2026. Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan Cibinong, Citayem, dan sekitarnya menjelang waktu berbuka puasa.

Kehadiran organisasi masyarakat GRIB Jaya DPC Kabupaten Bogor di tengah masyarakat mendapat respon positif. Banyak pengendara yang mengapresiasi aksi berbagi tersebut karena dinilai sangat membantu, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC Kabupaten Bogor beserta jajaran pengurus DPC, Para ketua PAC, para Srikandi GRIB Jaya, serta puluhan anggota yang dengan penuh semangat dan kebersamaan ikut serta membagikan takjil secara langsung kepada masyarakat.

Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Bogor, Budi Lova, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini GRIB Jaya Kabupaten Bogor dapat melaksanakan kegiatan berbagi kebahagiaan kepada para pengguna jalan dengan memberikan takjil untuk berbuka puasa.
Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, jajaran, serta Srikandi GRIB Jaya Kabupaten Bogor yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Tanpa dukungan dan kebersamaan semua pihak, kegiatan mulia ini tidak akan terlaksana dengan baik. Saya berharap ke depannya kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih antusias dan menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi,” tambahnya.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, GRIB Jaya Kabupaten Bogor berharap dapat terus menebarkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, serta mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat, khususnya di momentum suci bulan Ramadhan.

(Rohman)

Karang Taruna Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya Gelar Festival Ramadhan Ceria 1447 H / 2026 M

0

Rokan Hilir, Riau – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Karang Taruna Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menggelar kegiatan bertajuk Festival Ramadhan Ceria.

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus ajang mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Milenial yang Qur’ani, Terampil, Cerdas dan Berakhlakul Karimah”, festival ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini serta membentuk karakter generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritual.

Festival Ramadhan Ceria akan dimeriahkan dengan sejumlah perlombaan bernuansa Islami, di antaranya Lomba Adzan, Lomba Tahfiz Qur’an, Lomba Murotal, Lomba Sholat Subuh dan Lomba Pidato Islami.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap mampu menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, serta mendorong anak-anak dan remaja untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan.

Festival Ramadhan Ceria bukanlah kegiatan baru. Agenda ini telah rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sejak tahun 2018 dan menjadi salah satu program unggulan Karang Taruna dalam membina generasi muda di lingkungan Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya.

Komitmen ini menunjukkan peran aktif Karang Taruna sebagai motor penggerak kegiatan sosial-keagamaan yang membangun generasi religius, berdaya saing, dan berakhlakul karimah.

(Rozi)

Aset Lembu BUMKEP di Pasir Limau Kapas Diduga Digelapkan

0

Rohil – Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKEP) di salah satu kepenghuluan yang ada di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, terancam kehilangan aset penting berupa belasan ekor lembu. Hewan ternak yang dibeli melalui Dana Desa (DD) pusat dengan nilai ratusan juta rupiah itu kini hampir raib, diduga kuat digelapkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Seorang aktivis sekaligus tokoh masyarakat setempat, yang enggan disebutkan namanya, mengaku heran dengan kondisi tersebut. Menurutnya, lembu yang seharusnya berkembang biak dari tahun ke tahun justru semakin berkurang jumlahnya.
“Seharusnya tahun demi tahun lembu itu bertambah, ini kok malah berkurang,” ujarnya kepada wartawan baru-baru ini.

Aset BUMKEP berupa ternak lembu memang diharapkan menjadi salah satu sumber ekonomi produktif bagi kepenghuluan. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kejanggalan yang menimbulkan keresahan masyarakat.

Dalam waktu dekat, awak media berencana menelusuri kepenghuluan yang dimaksud untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti, kasus ini akan dilaporkan ke aparat penegak hukum, baik ke kejaksaan (Pidsus) maupun kepolisian (Tipikor), guna menelusuri lebih lanjut keberadaan aset negara yang diduga digelapkan.

(Ulil Amri)

Kafe Viral The Daun Puncak Terancam Sanksi, Diduga Langgar RTRW dan PBG

0

Bogor – Gencarnya aksi penanaman pohon oleh Bupati Bogor bersama jajaran di kawasan Puncak ternyata belum sejalan dengan penegakan aturan terhadap bangunan liar. Salah satu kasus mencolok adalah keberadaan The Daun Cafe, bangunan permanen yang berdiri tanpa Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan diduga melakukan pelanggaran ganda hingga cacat hukum perizinan.

Data Pertanahan
Berdasarkan data pertanahan, lokasi The Daun Cafe berada pada koordinat 6.660902°S, 106.940293°E dengan dua Nomor Identifikasi Bidang (NIB) seluas total 40.000 meter persegi berstatus Hak Milik. Secara administratif, kafe ini masuk wilayah Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dengan kepemilikan lahan merujuk pada dua sertifikat hak milik.

Namun, promosi di media sosial menyebut alamat kafe berada di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua. Informasi yang beredar menyebut pengurusan izin dilakukan oleh oknum Sekdes dan pejabat Kecamatan Cisarua pada 2024, di era Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Kejahatan Tata Ruang
Peta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) menunjukkan lokasi tersebut merupakan kawasan pertanian dengan kode kawasan 32040000. Artinya, pendirian bangunan komersial berupa kafe di lokasi ini berpotensi melanggar ketentuan tata ruang.

Mengacu pada UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, pelanggaran tata ruang dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana. Pasal 69 menyebut ancaman pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda hingga Rp500 juta bagi pihak yang mengubah fungsi ruang tanpa izin. Jika pelanggaran menimbulkan kerusakan lingkungan atau kerugian besar, ancaman pidana dapat ditingkatkan.

Kewajiban Izin Lingkungan
Selain PBG, setiap usaha di kawasan rawan seperti Puncak wajib memiliki izin lingkungan, minimal Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL). Proses evaluasi tidak akan disetujui jika lokasi usaha berada di zona yang salah. Pejabat penerbit izin juga dapat dijerat hukum jika terbukti lalai atau sengaja menerbitkan izin di lokasi yang tidak sesuai peruntukan.

Menunggu Aksi Satpol PP
Kepala UPT Penataan Bangunan Wilayah II Ciawi, Agung Termedi, mengonfirmasi pihaknya telah menindaklanjuti temuan di lapangan. “Kami sudah tegur dan dilimpahkan ke dinas. Tinggal menunggu dari Satpol PP,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Camat Megamendung, Ridwan, menegaskan kafe tersebut belum memiliki izin resmi. “Sampai saat ini Kafe The Daun belum mengantongi perizinan dari pemerintah,” katanya, Jumat (27/2/2026). Ia menambahkan, Trantib Kecamatan Megamendung akan melakukan pengecekan terkait lokasi dan pajak.

Respons Manajemen
Hingga berita ini diturunkan, manajemen The Daun Cafe belum memberikan tanggapan resmi. Namun, melalui akun Instagram @thedaunofficial, mereka mengumumkan penutupan sementara pada 18–25 Februari 2026 dan kembali beroperasi 26 Februari 2026 untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Stay connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -
Google search engine

Latest article

Polsek Panipahan Tingkat kan Patroli Antisipasi Gangguan Kamtibmas

0
Rokan Hilir, Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Personel Polsek Panipahan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tebar Kepedulian Idul Adha Bersama BMSN Cibinong

0
CIBINONG — Dalam suasana penuh kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, keluarga besar Bogor Media Siber Network (BMSN) Kabupaten...

Harga Terjangkau, Rokok Ilegal Dianggap Sangat Membantu Warga Panipahan, Meski Melanggar Hukum

0
PANIPAHAN – Di tengah lonjakan harga rokok legal akibat penerapan tarif cukai yang terus meningkat, keberadaan rokok ilegal justru dinilai sangat membantu masyarakat berpenghasilan...