KOLAKA UTARA – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara meninjau langsung kondisi SD Negeri 5 Tolala Desa Loka, Kecamatan Tolaka, Kabupaten Kolaka Utara, Rabu (23/07/2026). Sekolah yang menampung sekitar 100 siswa ini ternyata masih memanfaatkan bangunan berdinding papan kayu yang sudah lapuk sejak tahun 2002.
Peninjauan dilakukan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka Utara guna melihat secara langsung kelayakan fasilitas pendidikan di wilayah pelosok tersebut. Tajuddin, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kolaka Utara mengungkapkan, kondisi bangunan sekolah ini sudah sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan serta kenyamanan belajar siswa.
“Sejak tahun 2002 hingga saat ini, SDN 5 LOKA masih menggunakan bangunan berdinding papan kayu. Bahkan sebagian lantai masih berupa tanah. Dinding sudah mulai lapuk, mudah roboh, debu terus masuk mengganggu pernapasan, dan saat hujan deras atap bocor ke mana-mana,” ujar Tajuddin usai mendampingi tim BPMP.
Kondisi tersebut tentu sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar. Selain risiko keamanan yang nyata, fasilitas yang tidak layak dikhawatirkan turut menurunkan semangat dan motivasi belajar para siswa di daerah tersebut.
Bersama tim BPMP – Unit Pelaksanaan Teknis Kementerian Pendidikan wilayah Sulawesi Tenggara – pihaknya berharap perhatian khusus dari pemerintah pusat maupun daerah segera terwujud. Harapan besarnya, sekolah ini mendapatkan bantuan berupa pembangunan dua ruang kelas baru, rehabilitasi tiga ruang kelas yang sudah ada, serta pembangunan ruang perpustakaan.
“Kami sudah melaporkan dan memantau bersama tim BPMP. Besar harapan kami agar SDN 5 Tolala segera mendapatkan bantuan pembangunan dua ruang kelas, rehabilitasi tiga ruang kelas, dan perpustakaan agar anak-anak bisa belajar dengan aman, nyaman, dan layak,” tegas Tajuddin.
Kasus SDN 5 Tolala menjadi gambaran nyata tantangan pemenuhan fasilitas pendidikan standar di wilayah terpencil Sulawesi Tenggara. Pemerintah daerah berharap sinergi dan dukungan segera mengalir agar hak pendidikan yang berkualitas dapat dirasakan merata hingga ke pelosok desa.
(Musriadi)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
