...

Enter your email Address

Subscribe to get Updates
  • Login
Palapatvnews
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Advertisement
  • PALAPATV CHANNEL
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Advertisement
  • PALAPATV CHANNEL
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Kebangkitan Wisata Puncak Ditutup Sorakan, Namun Ratusan Warga Menjerit di Belakang Panggung

palapatvnews by palapatvnews
6 November 2025
in Berita Nasional
0 0
0
Kebangkitan Wisata Puncak Ditutup Sorakan, Namun Ratusan Warga Menjerit di Belakang Panggung
0
SHARES
66
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On WhatsApp

Puncak, Cisarua – Setelah sejumlah segel Kementerian Lingkungan Hidup dicabut, industri pariwisata di kawasan Puncak kembali bergairah. Hotel, resort, glamping mewah tumbuh bak jamur di musim hujan. Para konglomerat disebut berlomba-lomba berebut modal, memanjakan tamu dengan kemewahan kelas metropolitan.

Bahkan beredar kabar satir di kalangan warga: suasana Puncak kini mirip konser dangdut besar-besaran. Para taipan disebut “nyawer” artis ibu kota saat pembukaan bisnis wisata—simbol bahwa euforia dan uang kembali membanjiri kawasan dingin di kaki Gunung Gede-Pangrango.

Baca Juga

Pekerja Wisata di Kawasan Puncak Selamat dari PHK Massal, Ini Respons Pelaku Usaha

Namun di balik gegap gempita pesta modal itu, ada sisi lain yang senyap—dan menyakitkan.

Ribuan pekerja wisata memang kembali bekerja. Tapi ratusan kepala keluarga justru hidup dalam ketakutan.

Sejumlah warga mengaku menerima surat peringatan dari pemilik Hak Guna Usaha (HGU) untuk segera mengosongkan tanah yang sudah mereka tempati puluhan tahun. Lahan yang dulu dibiarkan menganggur tiba-tiba bernilai tinggi ketika investor berderet datang menawarkan sewa miliaran rupiah.

Tidak ada dialog. Tidak ada musyawarah. Tidak ada skema. Hanya ultimatum: pergi.

“Begitu wisata ramai, warga mendadak dianggap penyerobot. Padahal kami ada di sini jauh sebelum HGU itu terbit.” ujar warga Puncak yang tak mau di publikasikan namanya.

Sekretaris Jenderal Karukunan Wargi Puncak (KWP), Dede Rahmat, menyebut fenomena itu bukan sekadar konflik biasa antara pemilik lahan dan warga. Ia menilai ada pola sistematis: pengosongan pelan-pelan, tekanan senyap, memanfaatkan celah legalitas untuk meminggirkan rakyat.

“Puncak ini dibangun oleh keringat warga, bukan hanya modal para konglomerat. Tapi ketika pariwisata bangkit, warga justru dianggap beban. Pembangunan tidak boleh menjadikan rakyat sebagai tumbal investasi.” kata Dede Rahmat, Sekjen KWP, saat di konfirmasi media melalui pesan WhatsApp, Kamis, (6/11).

KWP menerima laporan dari berbagai kampung mengenai intimidasi halus, ancaman tertulis pengosongan, hingga permintaan warga menandatangani surat yang tidak mereka pahami.

“Kami bukan anti-investasi. Tapi jangan ada praktik kotor. Banyak warga sudah puluhan tahun tinggal, membayar pajak, menanam tanaman, menjaga lingkungan. Mereka tidak bisa dipinggirkan hanya karena ada tawaran sewa miliaran dari investor wisata.” jelas Dede.

Pemerhati pertanahan menilai beberapa HGU di Puncak berada pada wilayah abu-abu hukum. Banyak warga sudah tinggal jauh sebelum izin terbit. Namun warga tidak dilibatkan, tidak diberi solusi, dan tidak dijelaskan masa depan permukiman mereka.

Ironisnya, beberapa HGU diduga menyewakan lahan negara kepada investor swasta dengan nilai fantastis, tetapi justru warga yang lebih dulu tinggal ditertibkan layaknya pendatang ilegal.

KWP mendesak pemerintah daerah, BPN, dan pemerintah pusat membuka data HGU secara transparan—siapa menguasai apa, sejak kapan, dan untuk apa.

“Pemerintah jangan hanya memotong pita peresmian hotel dan resort, tapi juga harus mendengar suara warga. Jangan ada operasi senyap pengosongan lahan demi cuan wisata. Negara harus melindungi rakyat, bukan sekadar menonton.” pungkas Dede Rahmat.

Lebih jauh, ekspansi wisata berlebihan berpotensi mengubah lahan resapan menjadi beton. Padahal Puncak adalah paru-paru dan penyangga air untuk Jabodetabek. Jika habitat berubah, banjir bisa menjadi harga sosial yang harus dibayar jutaan orang.

(Kang Nuy)

  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak

Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tags: Kebangkitan wisata puncakPencabutan segel KLHRatusan warga menjerit
Advertisement Banner

Berita Terkait

Kementerian Kebudayaan Resmikan Padepokan Silat Cimande, Dorong Ekosistem Tradisi Silat Nusantara
Berita Nasional

Kementerian Kebudayaan Resmikan Padepokan Silat Cimande, Dorong Ekosistem Tradisi Silat Nusantara

22 Desember 2025
23
dr. Herman S. Sp.P., FISHR Sebut TBC sebagai Silent Killer dalam Seminar PPTI Kabupaten Bogor
Berita Nasional

dr. Herman S. Sp.P., FISHR Sebut TBC sebagai Silent Killer dalam Seminar PPTI Kabupaten Bogor

21 Desember 2025
18
Ketua BEM STAI Sirajul Falah: Bogor di Ambang Bencana, Jangan Ulangi Tragedi Sumatera
Berita Nasional

Ketua BEM STAI Sirajul Falah: Bogor di Ambang Bencana, Jangan Ulangi Tragedi Sumatera

20 Desember 2025
5
Langkah Strategis untuk Dampak Sosial Berkelanjutan, Solusi Bangun Indonesia Raih Indonesian SDGs Award 2025
Berita Nasional

Langkah Strategis untuk Dampak Sosial Berkelanjutan, Solusi Bangun Indonesia Raih Indonesian SDGs Award 2025

18 Desember 2025
9
PTPN Tegaskan Mekanisme Perizinan Agrowisata di Puncak Sudah Satu Pintu, Lahan Negara Tidak Bisa Disertifikatkan
Berita Nasional

PTPN Tegaskan Mekanisme Perizinan Agrowisata di Puncak Sudah Satu Pintu, Lahan Negara Tidak Bisa Disertifikatkan

3 Desember 2025
29
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Tim Pembina Posyandu Kolaka Utara Dorong Penguatan Lintas Sektor
Berita Nasional

Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Tim Pembina Posyandu Kolaka Utara Dorong Penguatan Lintas Sektor

25 November 2025
6
Load More

BeritaPilihan

Ferry Supriyadi Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Penggunaan Buah Impor oleh SPPG

Ferry Supriyadi Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Penggunaan Buah Impor oleh SPPG

3 hari ago
1
DPRD Kabupaten Sukabumi Tetapkan Tiga Keputusan Penting pada Rapat Paripurna ke-40 Tahun 2025

DPRD Kabupaten Sukabumi Tetapkan Tiga Keputusan Penting pada Rapat Paripurna ke-40 Tahun 2025

3 bulan ago
4
Gapoktan Karya Mulya Teluk Piyai Terima Hibah Bantuan Alsintan

Gapoktan Karya Mulya Teluk Piyai Terima Hibah Bantuan Alsintan

2 tahun ago
82
All new sirion resmi meluncur di indonesia

Daihatsu Santai Penjualan Sirion Kalah Jauh dari Mobil LCGC

8 tahun ago
0
Kemajuan Dinas Kominfo: Kabupaten Rohil Dapat Bantuan 22 Titik Perangkat VSAT Tele Sat dari Kementrian Kominfo Rokan Hilir

Kemajuan Dinas Kominfo: Kabupaten Rohil Dapat Bantuan 22 Titik Perangkat VSAT Tele Sat dari Kementrian Kominfo Rokan Hilir

2 tahun ago
14
Kegiatan Penghijauan di Desa Megamendung: Menjaga Hutan dan Mencegah Longsor

Kegiatan Penghijauan di Desa Megamendung: Menjaga Hutan dan Mencegah Longsor

2 tahun ago
3

Jangan Dilewatkan

Zulkarnaen Resmi Terpilih sebagai Ketua KONI Kecamatan Panai Tengah

Zulkarnaen Resmi Terpilih sebagai Ketua KONI Kecamatan Panai Tengah

2 Agustus 2025
12
Ziarah Pj. Bupati Konawe ke Makam Lakidende Menjelang HUT Kabupaten Konawe yang ke-64

Ziarah Pj. Bupati Konawe ke Makam Lakidende Menjelang HUT Kabupaten Konawe yang ke-64

26 Februari 2024
7
Zedap Fans Club Community Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan

Zedap Fans Club Community Berbagi Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan

8 April 2024
32
YBM BRILIAN dan Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor Gelar Khitanan Massal dan Bazar UMKM Sambut HUT BRI ke-130

YBM BRILIAN dan Forum UMKM IKM Kabupaten Bogor Gelar Khitanan Massal dan Bazar UMKM Sambut HUT BRI ke-130

18 Desember 2025
67
Palapatvnews

palapatv adalah media online dan TV Streaming dalam produk digital milik (PT Palapa Visual Mandiri). Ada pun produk digital yang merupakan bagian dari PT Palapa Visual Mandiri: palapatvnews.network palapatv Channel YouTube dan palapatv Media Sosial.

Follow us

Recent News

Satresnarkoba Polres Kolaka Utara Tangkap Petani Diduga Miliki Shabu

Satresnarkoba Polres Kolaka Utara Tangkap Petani Diduga Miliki Shabu

27 Januari 2026
Bertahun tahun Halaman Sekolah kerap Becek dan Tergenang, SMPN 1 Kubu Babussalam Menunggu Perhatian Pemerintah

Bertahun tahun Halaman Sekolah kerap Becek dan Tergenang, SMPN 1 Kubu Babussalam Menunggu Perhatian Pemerintah

27 Januari 2026
DPRD Kolaka Utara Gelar Rapat Paripurna Istimewa Bahas Tiga Raperda Strategis

DPRD Kolaka Utara Gelar Rapat Paripurna Istimewa Bahas Tiga Raperda Strategis

26 Januari 2026
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan

© 2026 PT. Palapa Visual Mandiri

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Nasional
  • Advertisement
  • PALAPATV CHANNEL

© 2026 PT. Palapa Visual Mandiri

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca