Rokan Hilir – Kondisi memprihatinkan terjadi di SMAN 3 Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Puluhan siswa terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di lantai karena sekolah mengalami kekurangan meja dan kursi.
Ketua Komite SMAN 3 Pasir Limau Kapas, Zang Azmi, mengungkapkan bahwa jumlah siswa baru tahun ajaran 2026/2027 meningkat signifikan. Jika biasanya hanya sekitar 30–50 siswa, tahun ini melonjak hingga lebih dari 70 siswa. Lonjakan tersebut membuat fasilitas belajar tidak mencukupi.
“Karena meningkatnya anak didik dan kamu lihat anak didik belajar di lantai sekolah, makanya kami ambil inisiatif untuk iuran bersama membeli meja,” jelas Zang Azmi.
Komite bersama wali murid akhirnya melakukan penalangan dana sebesar Rp150 ribu per orang untuk membeli 35 unit meja. Langkah ini diambil agar siswa bisa belajar dengan nyaman seperti sekolah lainnya.
Terpisah, guru SMAN 3 Pasir Limau Kapas, Marzuki, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut pihak sekolah terpaksa memfasilitasi siswa dengan sarana seadanya.
“Ya, anak didik kami sementara ini difasilitasi dengan seadanya. Tahun ini pendaftar meledak, dari biasanya 40 menjadi lebih dari 70 siswa. Kami kekurangan meja dan kursi, semoga ada bantuan dari pemerintah daerah,” harap Marzuki.
Kondisi ini menjadi sorotan publik, mengingat pendidikan adalah hak dasar yang seharusnya difasilitasi dengan baik. Komite sekolah dan guru berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menambah sarana prasarana agar siswa dapat belajar dengan layak. (Ulil)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










