Kolaka Utara – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Tahun 2026. Keseriusan pemerintah daerah tersebut ditandai dengan digelarnya rapat persiapan yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026) di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Rapat persiapan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, dan dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kolaka Utara, Camat Tiwu selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan, serta sejumlah undangan lainnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan pelaksanaan MTQ.

Rapat tersebut menjadi langkah awal dalam rangka membahas berbagai aspek teknis maupun nonteknis terkait pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026 yang direncanakan akan digelar pada awal Februari 2026 dan dipusatkan di Kecamatan Tiwu. Dalam rapat ini, peserta membahas sejumlah hal penting, di antaranya kesiapan lokasi kegiatan, penentuan dan pembentukan kepanitiaan, dukungan lintas perangkat daerah, penganggaran, hingga mekanisme koordinasi antarstakeholder agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan optimal.
Selain itu, rapat juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti arena utama lomba, penginapan peserta dan dewan hakim, transportasi, keamanan, kebersihan, serta dukungan layanan kesehatan. Semua aspek tersebut dinilai sangat penting guna memastikan kenyamanan peserta, ofisial, dan masyarakat yang akan menyaksikan rangkaian kegiatan MTQ.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten merupakan agenda besar pemerintah daerah yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak dapat dibebankan hanya kepada satu instansi atau panitia pelaksana semata.
“Pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten ini tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja. Diperlukan kerja sama dan keterlibatan aktif seluruh stakeholder, baik dari perangkat daerah, Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, hingga unsur masyarakat, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana,” ujar Jumarding.
Ia juga mengingatkan seluruh OPD agar dapat memberikan dukungan maksimal sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, sinergi dan koordinasi yang baik antarperangkat daerah menjadi kunci utama dalam menyukseskan MTQ sebagai agenda keagamaan berskala kabupaten.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini, kata dia, merupakan momentum strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan membangun kehidupan religius di tengah masyarakat.
“MTQ ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Kolaka Utara,” katanya.
Ia berharap melalui pelaksanaan MTQ ini, akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Jumarding juga menyampaikan optimisme bahwa dengan perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta komitmen bersama dari seluruh pihak, pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026 dapat berjalan sukses, tertib, dan aman. Ia berharap seluruh pihak yang telah diberikan tanggung jawab dapat menjalankan tugasnya secara maksimal sesuai dengan peran masing-masing.
“Kami berharap seluruh rangkaian persiapan dapat dilaksanakan secara optimal sehingga MTQ Tingkat Kabupaten Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung di Kecamatan Tiwu pada awal Februari mendatang dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para peserta dari seluruh kecamatan, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dan persatuan di Kabupaten Kolaka Utara.
(Musriadi)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















