Tapanuli Utara – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, Lamseria Nababan, menjadi sorotan publik setelah beberapa kali upaya konfirmasi oleh awak media tidak membuahkan hasil. Ketidakhadiran pejabat tersebut di kantor serta janji yang tidak ditepati untuk menemui tim media menimbulkan dugaan bahwa sang kadis sengaja menghindar dari pertanyaan seputar kinerja jajarannya, khususnya terkait Puskesmas Parmonangan.
Awak media telah berulang kali mendatangi kantor Dinas Kesehatan, namun tidak berhasil bertemu langsung dengan Lamseria Nababan. Bahkan setelah tiga hari menunggu, komunikasi yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi. Kekecewaan pun muncul di kalangan jurnalis yang berharap adanya klarifikasi resmi.
Pada hari ketiga, Lamseria Nababan menyampaikan bahwa dirinya sedang sakit akibat terjatuh dari tangga di kantor bupati. Ia menyarankan agar tim media menemui Sekretaris Dinas atau Kasubbag. Kamis, 22 Januari 2026, awak media kembali mendatangi kantor Dinas Kesehatan dan menunggu selama dua jam sebelum akhirnya berhasil bertemu dengan Sekretaris Dinas Kesehatan Tapanuli Utara, Berta Tambunan.
Sikap ini menimbulkan spekulasi bahwa Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Utara sengaja menghindari konfirmasi terkait isu yang tengah berkembang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kesehatan mengenai alasan ketidakhadiran maupun dugaan sikap tidak transparan yang ditunjukkan.
Publik berharap adanya peningkatan komunikasi yang harmonis antara pejabat daerah dan media. Selain itu, masyarakat meminta Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara untuk mengevaluasi kinerja Lamseria Nababan yang dianggap lalai dan alpa dalam memimpin Dinas Kesehatan.
(Eduard JP HUtapea)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















