Rangkaian Kegiatan 10 Muharram di Kecamatan Cigombong

CIGOMBONG- Peringatan 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim tersebut menjadi momentum istimewa untuk menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, dan kebersamaan. Tidak sekadar menjadi agenda tahunan, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, ulama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, serta para donatur dalam memuliakan dan membahagiakan anak-anak yatim.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pawai Anak Yatim yang mengambil titik start dari Gerbang MNC Lido menuju halaman Kantor Kecamatan Cigombong. Ratusan anak yatim tampak berjalan penuh semangat didampingi para pendamping, aparat pemerintah, dan relawan. Kehadiran mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang berdiri di sepanjang jalan sambil melambaikan tangan dan mendoakan agar kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, serta bermanfaat bagi bangsa dan agama.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Pentas Seni Islami dari berbagai pondok pesantren di Kecamatan Cigombong. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, marawis, hingga berbagai kreasi seni Islami yang ditampilkan para santri berhasil memukau para tamu undangan sekaligus menambah kekhidmatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Dalam sambutannya, Camat Cigombong R.E. Irwan Somantri menyampaikan bahwa 10 Muharram merupakan momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Mereka membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat berbagi, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri menuju masyarakat yang lebih peduli dan bertakwa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Atas nama pimpinan Forkopimcam Cigombong, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Cigombong, organisasi keagamaan, para donatur, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan Gebyar 10 Muharram ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh amal kebaikan yang diberikan menjadi ladang pahala dan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Suasana haru semakin terasa ketika panitia bersama Forkopimcam Cigombong menyerahkan santunan kepada 354 anak yatim. Senyum bahagia yang menghiasi wajah anak-anak tersebut menjadi pemandangan yang menyentuh hati. Tidak sedikit tamu undangan yang tampak terharu menyaksikan momen penuh makna itu sebagai wujud nyata kepedulian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan perhatian.

Melalui Gebyar 10 Muharram 1448 Hijriah ini, Forkopimcam Cigombong berharap semangat berbagi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari tingginya kepedulian masyarakat terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yatim dan kaum yang membutuhkan.Semoga kedepan kegiatan seperti ini akan terus rutin di adakan.

Reporter: Navin Niskal.


Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

REKOMENDASI