ROKAN HILIR – Usai pelaksanaan Pemilihan Penghulu (Pilpeng), tim pemenangan calon Penghulu nomor urut 1 menggelar acara silaturahmi di kediaman Marhot Dasopang, di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Sabtu malam (7/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan, relawan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama proses Pilpeng berlangsung.
Dalam kesempatan itu, Marhot Dasopang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, serta pikiran selama proses perjuangan dalam kontestasi Pilpeng.
Ia mengatakan bahwa hasil pemilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus diterima dengan lapang dada. Menurutnya, perbedaan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menjaga hubungan baik dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Perjuangan boleh berakhir, tetapi silaturahmi jangan sampai terputus. Kalah dan menang merupakan bagian dari demokrasi. Kita semua tetap saudara dan bagian dari masyarakat yang sama,” demikian pesan Marhot.
Senada dengan itu, perwakilan keluarga besar nomor urut 1, H. Widiarto Kamalul Matwafa, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan, relawan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan serta turut berpartisipasi selama tahapan Pilpeng.
Ia mengapresiasi kebersamaan dan pengorbanan seluruh tim yang telah bekerja dengan penuh semangat. Menurutnya, apa pun hasil yang diperoleh dalam pemilihan, hubungan kekeluargaan dan silaturahmi harus tetap dijaga.
H. Widiarto juga berharap seluruh pihak dapat kembali bersatu, saling menghargai, serta tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemisah dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara pembubaran tim tersebut bukan berarti mengakhiri hubungan persaudaraan, melainkan menjadi momentum untuk kembali memperkuat kebersamaan sebagai sesama masyarakat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Semangat persatuan menjadi pesan utama yang disampaikan agar keharmonisan masyarakat tetap terjaga setelah pelaksanaan Pilpeng.
Dengan berakhirnya kontestasi Pilpeng, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat kembali bergandengan tangan dan bersama-sama mendukung kemajuan kepenghuluan ke depannya.
(Fahrorozi)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










