Bogor – Saung Tani Kuta Madangan yang berlokasi di Kampung Pakancilan, Desa Kuta, kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, hadir sebagai pusat penguatan pertanian berbasis adat dan budaya.
Dengan visi “Masyarakat Adat Sejahtera dan Berdaya Saing menuju Indonesia Emas 2045”, program ini mengedepankan kolaborasi antara pengetahuan modern, teknologi, dan kearifan lokal.
“Melalui Saung Tani ini, kami ingin mengangkat nilai adat budaya sebagai dasar transformasi pertanian. Petani tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga kuat dalam menjaga identitas adat,” ujar Maulana Mansyur akrab disapa kang Baung, Rabu, (10/9).



Saung Tani Kuta Madangan berada di bawah binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bogor, Karaton Sumedang Larang, serta Yayasan Emalia, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus melestarikan nilai kearifan lokal.
Program yang dijalankan meliputi penguatan ekosistem adat, integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi, pembiayaan berkelanjutan, hingga regenerasi petani yang adaptif terhadap perubahan iklim.
“Kami diajarkan bagaimana bertani dengan cara modern, tapi tetap menjaga adat dan kearifan lokal. Ini membuat kami lebih percaya diri menghadapi masa depan,” ungkap salah seorang petani.



Ungkapan adat “Di Nu Kiwari Nganclik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga, Insun Medal, Insun Madangan” menjadi semangat yang terus dihidupkan dalam setiap aktivitas pertanian.
Pengelolaan Saung Tani dipimpin oleh Maulana Mansyur atau Baung, bersama rekannya Dean, dengan pengawasan pertanian oleh Abah Aos dan Abah Agus. Kehadiran mereka menjadi wadah kebersamaan masyarakat adat untuk membangun kemandirian pangan, meningkatkan kesejahteraan, serta menyiapkan generasi yang berdaya saing.

Saung Tani Kuta Madangan pun menjadi simbol perjalanan dari tradisi menuju inovasi. Dari tanah adat lahir pertanian berdaya saing, memberi harapan baru bagi kedaulatan pangan Indonesia.
Inilah wajah pertanian terintegrasi berbasis adat budaya.
Saung Tani Kuta Madangan, tumbuh bersama rakyat, untuk Indonesia yang maju.
Reporter: Kang Nuy
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















