Beras Subsidi SPHP Perdana Masuk Panipahan, Warga Sambut Antusias

Rokan Hilir, Program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) resmi disalurkan perdana ke Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Pemerintah bersama Perum Bulog Dumai mengambil langkah distribusi langsung ke desa-desa melalui jalur darat, sebagai bagian dari perluasan program subsidi pangan.

Kehadiran beras SPHP di tingkat desa diharapkan mampu menjaga ketersediaan sekaligus menstabilkan harga beras di pasaran. Dengan pola distribusi langsung, masyarakat pelosok kini bisa mengakses beras subsidi berkualitas tanpa harus pergi jauh ke pasar perkotaan atau ritel modern.

Beras SPHP dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Untuk wilayah Panipahan, harga resmi sebesar Rp65.000 per pek atau per karung berisi 5 kilogram. Pemerintah menegaskan bahwa harga ini wajib dipatuhi agar subsidi tepat sasaran dan tidak menimbulkan spekulasi harga.

Masyarakat Panipahan yang berminat dapat membeli beras SPHP di:

  • Toko Reski Panipahan Kota, depan Masjid Nurul Iman Simpang Tiga
  • Toko Palika Berkah, Jalan Lingkaran Bundaran Kepenghuluan Panipahan Darat

Sejumlah warga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hadirnya beras SPHP di desa mereka. Program ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah fluktuasi harga pangan.

Menurut warga, ada beberapa alasan utama mengapa beras SPHP disambut baik:

  • Harga terjangkau: Sesuai HET, sehingga tidak memberatkan kantong.
  • Kualitas terjamin: Beras subsidi tetap memenuhi standar konsumsi masyarakat.
  • Akses lebih mudah: Distribusi langsung ke desa memangkas rantai distribusi.

Dengan hadirnya beras SPHP perdana di Panipahan, pemerintah berharap program ini dapat terus berjalan konsisten dan menjangkau lebih banyak desa, sehingga manfaat subsidi pangan benar-benar dirasakan masyarakat luas. (MM)


Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Recent Comments