BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. KH. Idham Chalid Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis (3/9/2026). Rudy tiba di rumah sakit sekitar pukul 14.15 WIB untuk menjalani tindakan medis terkait keluhan pada jantung.
Sebelum menjalani perawatan, Rudy melalui media sosialnya telah menyampaikan kepada masyarakat bahwa dirinya akan beristirahat sejenak dari aktivitas pemerintahan untuk menjalani tindakan jantung di RSUD Ciawi.
Dalam pernyataannya sehari sebelum menjalani tindakan, Rudy mengatakan pemeriksaan terkait jantung sebelumnya telah dilakukan di salah satu rumah sakit swasta. Namun, pada Kamis, 3 September 2026, dirinya memilih menjalani tindakan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Di sela-sela aktivitas dan berbagai kegiatan, kita terus meninjau beberapa lokasi serta wilayah yang ada di Kabupaten Bogor. Namun, kami juga izin untuk rehat sejenak karena sebelumnya sempat melakukan pemeriksaan dan pengobatan terkait jantung di salah satu rumah sakit swasta,” ujar Rudy dalam pernyataannya.
Rudy mengatakan dirinya tidak akan melakukan aktivitas pemerintahan pada hari tersebut dan memilih menjalani tindakan medis di RSUD Dr. KH. Idham Chalid Ciawi.
“Insyaallah, hari ini, Kamis, 3 September 2026, saya tidak ke mana-mana. Saya hanya rehat sejenak untuk menjalani tindakan operasi jantung di salah satu rumah sakit milik pemerintah yang terbaik di Kabupaten Bogor, yaitu RSUD Ciawi atau Rumah Sakit Umum Daerah Dr. KH. Idham Chalid,” katanya.
Rudy juga mengungkapkan keinginannya agar proses pemulihan tidak berlangsung terlalu lama. Ia menyebut harus segera kembali menjalankan tugas sebagai kepala daerah dan melayani masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kami tidak ingin menunggu proses pemulihan terlalu lama, karena setelah itu harus segera kembali beraktivitas dan bekerja. Sebagai pemimpin, saya harus terus hadir dan bekerja untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” ucapnya.
Rudy kemudian meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses tindakan medis serta pemulihan berjalan dengan baik.
“Mohon doa dan restu dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar proses tindakan dan pemulihan berjalan dengan baik. Tentunya, rasa sayang dan cinta saya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor akan terus menjadi semangat bagi saya untuk kembali bekerja dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Kondisi Bupati Stabil
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, mengatakan kondisi Rudy Susmanto saat ini stabil setelah menjalani tindakan medis untuk mengatasi keluhan jantung.
“Alhamdulillah, tadi sore sudah dilakukan tindakan untuk mengatasi keluhan jantungnya Pak Bupati. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan kondisi Bapak juga stabil. Saat ini Bapak sedang istirahat,” kata Fusia.
Menurut Fusia, tindakan medis yang dilakukan berupa balloon catheter atau balon kateter. Dalam tindakan tersebut, tidak dilakukan pemasangan ring maupun stent.
“Tindakannya kalau dalam istilah kedokterannya itu balloon catheter. Jadi tidak dipasang ring, tidak dipasang stent, karena kondisi Bapak juga alhamdulillah bagus,” ujarnya.
Fusia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat penyempitan pada pembuluh darah jantung. Kondisi tersebut, kata dia, kemungkinan berkaitan dengan sejumlah faktor risiko, seperti kadar kolesterol yang tinggi dan tekanan darah tinggi.
“Ada penyempitan pada pembuluh darah jantung Bapak. Mungkin karena adanya kolesterol yang tinggi, darah tinggi dan sebagainya. Tapi semua sudah teratasi dengan baik,” jelasnya.
Untuk masa pemulihan, secara umum pasien membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat hari. Namun, karena kondisi Rudy stabil dan yang bersangkutan ingin segera kembali beraktivitas, tim medis akan melakukan observasi terlebih dahulu selama 1 x 24 jam.
“Karena memang ingin cepat, insyaallah 24 jam diobservasi. Mudah-mudahan kalau tidak ada sesuatu yang tidak kita inginkan, Bapak sudah bisa beraktivitas,” kata Fusia.
Apabila setelah 24 jam tidak terdapat keluhan maupun masalah medis lainnya, Rudy diperkirakan dapat diperbolehkan pulang dan selanjutnya menjalani kontrol serta rawat jalan sesuai rekomendasi dokter.
“Kalau dalam 1 x 24 jam Bapak tidak ada keluhan, mudah-mudahan Bapak sudah bisa beraktivitas normal. Setelah 24 jam tidak ada masalah, besok Bapak sudah bisa pulang,” ujarnya.
Tindakan medis terhadap Rudy ditangani oleh Dokter Kornadi, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah intervensi. Saat ini, Bupati Bogor tersebut masih menjalani perawatan dan observasi di ruang rawat INO VIP RSUD Dr. KH. Idham Chalid Ciawi.
Fusia menambahkan, keputusan Rudy menjalani tindakan di rumah sakit daerah tersebut menunjukkan kepercayaannya terhadap fasilitas dan kompetensi tenaga medis yang dimiliki rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Bapak Bupati percaya dengan fasilitas yang ada di rumah sakit umum daerah di Kabupaten Bogor. Kalau tidak percaya, Bapak tidak mungkin mau dirawat di sini,” pungkasnya.
(MU)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










