ROKAN HILIR, 27 April 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KPK Independen Kabupaten Rokan Hilir menyoroti adanya dugaan ketidaksesuaian antara data administrasi bantuan sosial (bansos) dengan kondisi di lapangan.
Temuan ini mencuat setelah seorang warga Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, meminta pengecekan data bansos kepada Ketua DPD KPK Independen Rokan Hilir, Muhammad Ludiar.
Berdasarkan hasil pengecekan melalui aplikasi bansos, warga tersebut tercatat sebagai penerima bantuan program sembako untuk periode Januari hingga Maret 2026 dengan status “YA”.

Selain itu, dalam data yang sama, yang bersangkutan juga tercatat sebagai penerima bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang aktif pada Maret 2026. Namun demikian, warga tersebut mengaku tidak pernah menerima bantuan sebagaimana tercatat dalam sistem.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD KPK Independen Rokan Hilir, Muhammad Ludiar, menyampaikan bahwa perbedaan antara data administrasi dan kondisi di lapangan perlu menjadi perhatian serius dan ditelusuri lebih lanjut.
“Jika dalam data tercatat menerima, tetapi masyarakat merasa tidak menerima, hal ini perlu dilakukan penelusuran agar diketahui di mana letak permasalahannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari sisi pendataan maupun proses penyaluran, sehingga diperlukan verifikasi dan klarifikasi oleh pihak terkait.Untuk itu, DPD KPK Independen Rokan Hilir mendorong instansi berwenang agar melakukan audit serta verifikasi ulang terhadap data penerima bansos guna memastikan ketepatan sasaran program.
Selain itu, transparansi dalam penyaluran bantuan dinilai penting agar program pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.DPD KPK Independen Rokan Hilir juga mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan pengecekan status penerimaan bantuan melalui aplikasi bansos.
Apabila menemukan ketidaksesuaian, masyarakat diharapkan dapat melaporkannya kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.
(Tim)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















