Konflik Kp Cibulao – PT SSBP: Ini Rencana Karukunan Wargi Puncak (KWP)

Cisarua – Konflik agraria antara warga Kampung Cibulao dan PT Sumber Sari Bumi Pakuan (SSBP) masih berlanjut. Masalah utama menyangkut status Hak Guna Usaha (HGU), ketidakjelasan dokumen kepemilikan, serta risiko penggusuran yang dihadapi warga.

‎Dalam pertemuan dengan warga di kawasan Kampus Biru Fun Campus, Senin malam (14/9), Sekretaris Jenderal Karukunan Wargi Puncak (KWP) menyatakan akan menggunakan pendekatan berbasis adat dan kebersamaan masyarakat.

‎Sekjen KWP Dede Rahmat mengatakan penyelesaian masalah harus dilakukan dengan hati-hati. “Warga di sini memiliki ikatan adat yang kuat. Kami tidak menggunakan cara kaku, melainkan pendekatan budaya dan keramahan agar solusi lebih bisa diterima,” ujarnya.

‎Tujuan utama KWP adalah menjamin hak warga untuk tetap tinggal di tanah tersebut. Sikap yang diambil didasari keinginan menyatukan seluruh elemen masyarakat.

‎Dede menjelaskan pendekatan ini mengutamakan sikap terbuka dan pengorbanan. “Bisa dibilang seperti mengalah, tapi bukan berarti kalah. Langkah ini diambil agar kita tetap berdiri mandiri dan tidak berada di posisi lemah,” katanya.

‎Sisi ekonomi warga juga menjadi perhatian. Sebagian besar warga memiliki usaha mandiri, namun dikhawatirkan akan kembali menjadi tenaga kerja terikat jika masalah tidak terselesaikan dengan baik.

‎KWP akan menyusun dokumen secara teliti untuk diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Pihaknya juga akan melibatkan Camat Cisarua untuk membangun hubungan dengan pemerintah dan membuka ruang dialog.

‎Selain itu, KWP menyoroti ketidakjelasan data di Badan Pertanahan Nasional (BPN terkait status sengketa lahan dan keabsahan HGU yang masih belum jelas.

‎Tahun ini dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menyelesaikan kebuntuan. “Kami siap menghadapi segala risiko, namun jalan yang diambil harus sesuai hati nurani dan demi kelangsungan hidup warga,” tegas Dede.

‎KWP akan berkomunikasi aktif dengan Kepala Desa Tugu Utara, Camat Cisarua, manajemen SSBP, serta tokoh masyarakat setempat. Masyarakat diharapkan tetap bersatu, menyebarkan informasi yang benar, dan mengutamakan dialog. (Nuy)


Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Recent Comments