BOGOR | Pemerintah Desa Dramaga melaksanakan renovasi Kantor dan Aula Desa yang berlokasi di Dramaga Pasar No. 1, RT 003/RW 003. Pekerjaan seluas 360 meter persegi ini dibiayai melalui Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa senilai Rp112.900.000, dilaksanakan secara swakelola dengan target waktu pengerjaan selama 30 hari kerja.
Heri, selaku pengurus Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Dramaga, menyampaikan penjelasan terkait pengelolaan anggaran dan prioritas kegiatan di desanya.
“Beberapa kegiatan seperti Digitalisasi Desa, Satu Sarjana Satu Desa, dan Dayeuh Pajajaran merupakan kegiatan wajib yang harus diselesaikan 100 persen, tidak boleh hanya 60 persen. Sementara untuk bidang pemberdayaan terdapat lima pilihan kegiatan, antara lain penanganan TB, jaminan pekerja rentan, BPJS, serta renovasi dan infrastruktur desa yang merupakan kelanjutan dari pekerjaan TPT tahun 2025,” jelas Heri.
Ia menjelaskan bahwa total anggaran yang seharusnya tersedia mencapai Rp540 juta. Namun, karena adanya sejumlah kegiatan wajib yang harus didahulukan, maka dialokasikan terlebih dahulu, sehingga sisa anggaran untuk kegiatan lainnya menjadi sekitar Rp300 juta. Hal ini dilakukan agar prioritas pembangunan tetap berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Heri juga menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa di Kabupaten Bogor.
“Program ini kiranya satu-satunya yang dikenal masyarakat luas, mungkin hanya ada di Kabupaten Bogor. Sulit dibayangkan jika Kabupaten Bogor tidak memiliki program ini, bagaimana desa-desa bisa membangun infrastruktur secara mandiri. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang terus mempertahankan dan melanjutkan program ini,” ucap Heri.
Di akhir pernyataannya, Heri menyampaikan harapan yang tulus kepada seluruh warga Desa Dramaga.
“Harapan kami sederhana saja: semoga pembangunan yang telah terlaksana dapat menumbuhkan rasa memiliki yang tinggi di hati masyarakat. Mari kita jaga, rawat, dan pelihara bersama hasil-hasil pembangunan ini. Jangan hanya saat mengajukan pembangunan melalui Musdes atau Musrenbang kita bersemangat, tetapi setelah selesai dibangun justru diabaikan dan tidak ada yang merawatnya. Semoga kita semua bisa menjaga fasilitas umum ini demi kemanfaatan bersama,” pesan Heri.
Robi
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










