Cigudeg — SDN Cimapag yang berlokasi di Kampung Cimapag Barat, RT 01 RW 09, Desa Bangunjaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, menjadi satu-satunya sekolah dasar negeri yang melayani kebutuhan pendidikan masyarakat di dua dusun, yakni Cimapag Barat, Hilir, Tengah, dan Girang. Sejak berdiri pada 1 Januari 1979 hingga kini, sekolah ini belum pernah mendapatkan bantuan pembangunan pagar sekolah dari pemerintah.
Berdasarkan SK Pendirian Nomor 017/BASKAB.20/DS/IV/2007 dengan status kepemilikan Pemerintah Pusat, SDN Cimapag menjadi tumpuan masyarakat dalam mencetak generasi muda yang berpendidikan dan siap menghadapi tantangan zaman. Namun, kondisi lingkungan sekolah yang belum berpagar permanen menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi warga sekitar.

Ketua Komite SDN Cimapag, Soleman, mengungkapkan bahwa sejak sekolah berdiri hingga saat ini, belum pernah ada anggaran yang turun untuk pembangunan pagar. Menurutnya, upaya pengamanan sementara dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dan wali murid melalui kegiatan gotong royong.
“Sejak berdirinya SDN Cimapag tahun 1979 sampai sekarang, belum pernah ada bantuan untuk pemagaran sekolah. Kami hanya membuat pagar dari bambu secara gotong royong agar sekolah tetap aman dari hewan ternak dan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Soleman, Kamis (23/10).
Ia menambahkan, kondisi tanpa pagar tersebut sudah beberapa kali menyebabkan kehilangan aset sekolah akibat pencurian. Pihak komite bersama masyarakat pun telah berulang kali mengajukan permohonan pembangunan pagar melalui Musrenbangdes Bangunjaya, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kami berharap pihak terkait, baik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat, dapat segera merespons apa yang menjadi harapan masyarakat. Sudah lebih dari 40 tahun sekolah ini berdiri tanpa pagar permanen,” pungkasnya.
Masyarakat berharap pembangunan pagar sekolah dapat segera direalisasikan agar keamanan, kenyamanan, serta lingkungan belajar para siswa SDN Cimapag semakin terjamin, sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan di wilayah pelosok.
Reporter: Jarman
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















