Cisarua – Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Cisarua, M. Agus Yusuf Iskandar, atau biasa di sapa Bang Agus Pacul menyatakan dukungannya terhadap rencana pelebaran Jalan Raya Puncak. Namun, ia menegaskan penolakan apabila pelaksanaannya dilakukan tanpa adanya kompensasi yang jelas, khususnya jika posko atau sekretariat PP terdampak proyek tersebut.
Agus mengatakan, pada prinsipnya Pemuda Pancasila tidak menolak program pemerintah. Akan tetapi, posko PP Cisarua merupakan aset organisasi yang dibangun dengan anggaran tidak sedikit dan tidak bisa dibongkar tanpa solusi yang jelas.
“Kami menerima rencana pelebaran jalan. Tapi kalau itu menjadi beban tanpa ada kompensasi, tentu kami akan mempertahankan posko kami. Yang terdampak bukan bangunan kosong, melainkan sekretariat PP,” ujar Agus, Senin, (15/12).
Ia menambahkan, relokasi tidak menjadi persoalan selama ada kejelasan lokasi pengganti. Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian terkait pemindahan Markas Komando (Mako) atau sekretariat PAC PP Cisarua.
“Pertanyaannya, sekretariat itu mau dipindahkan ke mana? Kalau dibongkar tanpa kepastian, itu bisa menimbulkan masalah. Maka perlu ada negosiasi,” tegasnya.
Agus menekankan, apabila pembongkaran tetap dilakukan, harus disertai kompensasi yang layak karena menyangkut aset dan marwah organisasi Pemuda Pancasila.
Selain itu, Agus menyatakan akan segera menghadap Camat Cisarua untuk memusyawarahkan persoalan ini agar dalam pelaksanaannya tidak ada pihak mana pun yang merasa dirugikan.
“Musyawarah itu penting. Kami ingin semua berjalan baik dan tidak ada kesan saling merugikan. Semua pihak harus saling menghormati,” pungkasnya.
(Kang Nuy)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















