Cisarua, Bogor – Paguyuban roda dua resmi dibentuk dan dilantik di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Paguyuban yang diberi nama GARDA ini menjadi wadah silaturahmi bagi para pemilik “kuda besi” atau sepeda motor yang tergabung dari berbagai komunitas ojek pangkalan (opang) serta komunitas roda dua dengan beragam latar belakang.
Pelantikan paguyuban GARDA mengusung tema “Dengan Kuda Besi Kita Pererat Tali Silaturahmi” yang berlangsung pada Senin siang di Hotel Griya Atoeti, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota GARDA, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kopo, perwakilan Polsek Cisarua, ketua PAC PP Cisarua, serta puluhan perwakilan komunitas ojek pangkalan yang beroperasi di kawasan wisata Puncak Cisarua.
Pembentukan paguyuban GARDA bertujuan untuk mempererat persaudaraan antar pengendara roda dua, meningkatkan solidaritas antar sesama komunitas, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, khususnya di kawasan Puncak yang dikenal sebagai daerah wisata dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi.



Pembina GARDA, Iman Sofyan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa keberadaan paguyuban ini diharapkan mampu menjadi perekat persatuan antar pengendara roda dua serta menjadi contoh positif di tengah masyarakat.
“GARDA ini dibentuk bukan hanya sebagai perkumpulan motor, tetapi sebagai wadah persaudaraan. Kita ingin membangun kebersamaan, saling menghargai, serta menumbuhkan kesadaran untuk tertib berlalu lintas dan menjaga nama baik pengendara roda dua, khususnya Cidokom Desa Kopo umumnya di kawasan Puncak,” ujar Iman Sofiyan, Senin, (15/12).
Ia juga menegaskan bahwa GARDA harus mampu bersinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah setempat dalam menjaga kondusivitas wilayah, serta berperan aktif membantu masyarakat.
“Kami berharap GARDA ke depan bisa terlibat dalam kegiatan sosial, membantu kelancaran lalu lintas, dan menjadi mitra strategis aparat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan maupun warga setempat,” tambahnya.



Sementara itu, Ketua GARDA, Mamit Yudistira, menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya paguyuban tersebut dan mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Terbentuknya GARDA ini merupakan hasil kesepakatan dan kebersamaan seluruh komunitas roda dua, khususnya rekan-rekan ojek pangkalan Cidokom Desa Kopo. Kami ingin menghapus sekat-sekat perbedaan dan bersatu dalam satu wadah persaudaraan,” ungkap Mamit Yudistira.
Menurutnya, GARDA juga memiliki komitmen kuat untuk mendukung terciptanya lalu lintas yang tertib dan aman, serta menjaga citra positif pengendara roda dua di mata masyarakat dan wisatawan.
“Kami siap bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah. GARDA akan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, membantu kelancaran lalu lintas, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Selain pelantikan pengurus, kegiatan ini juga diisi dengan dialog kebersamaan antar komunitas, penyampaian pesan-pesan kamtibmas, serta penegasan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Puncak Cisarua.
Dengan terbentuknya paguyuban roda dua GARDA, para pengendara sepeda motor di kawasan Puncak Cisarua diharapkan dapat bersatu dalam semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.
(Kang Nuy)
Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



















