Warga Dusun Lewiliang Gotong Royong Bersihkan Drainase Jalan Kabupaten, Soroti Kondisi Jalan Rusak

SUKABUMI – Kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas umum ditunjukkan warga Dusun Lewiliang, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dengan melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air atau drainase di sepanjang ruas Jalan Kabupaten Pangleseran-Lewiliang, Minggu.

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya genangan air di badan jalan akibat saluran yang tersumbat oleh endapan lumpur, sampah, dan tumbuhan liar.

Warga bersama pengurus lingkungan serta para pemuda setempat bahu-membahu membersihkan drainase yang berada di sisi jalan. Fokus pembersihan diarahkan pada titik-titik saluran yang mengalami penyumbatan agar aliran air hujan dapat kembali mengalir dengan lancar.

Salah seorang warga, Faisal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar sekaligus menjaga akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

“Hari ini warga Dusun Lewiliang melaksanakan kerja bakti membersihkan selokan atau saluran air yang berada di ruas Jalan Kabupaten Pangleseran-Lewiliang. Jalan ini merupakan akses yang menghubungkan wilayah Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah,” ujarnya.

Menurut Faisal, masyarakat berinisiatif melakukan pembersihan karena selama ini saluran drainase kurang terawat sehingga saat hujan turun, air tidak dapat mengalir dengan baik dan meluap hingga ke badan jalan.

“Kami sebagai warga masyarakat peduli terhadap lingkungan. Karena saluran yang mampet mengakibatkan air hujan tidak mengalir dan dampaknya merusak jalan,” katanya.

Selain membersihkan drainase, warga juga menyoroti kondisi ruas Jalan Pangleseran-Lewiliang yang saat ini banyak mengalami kerusakan dan berlubang. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan yang setiap hari melintas.

Faisal berharap pemerintah daerah dan dinas terkait dapat segera turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi jalan yang menurut warga sudah lama tidak mendapat perbaikan maupun perawatan.

“Kami berharap dinas terkait segera melakukan pengecekan ke lapangan karena kondisi jalan ini sangat membahayakan masyarakat. Sudah sekitar lima tahun tidak ada perbaikan maupun perawatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum adanya penanganan dari pemerintah, warga akan terus berupaya melakukan langkah-langkah yang bisa dilakukan secara mandiri, salah satunya membersihkan saluran air agar kerusakan jalan tidak semakin parah.

Melalui kegiatan gotong royong tersebut, warga berharap aliran air di sepanjang ruas jalan dapat kembali normal, lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga.

Aksi swadaya masyarakat itu sekaligus menjadi bukti tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian warga dalam menjaga lingkungan serta fasilitas publik yang menjadi kebutuhan bersama.

(Ade Saepul)


Eksplorasi konten lain dari Palapatvnews

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

BACA JUGA

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Recent Comments